Bahaya Bakteri Staphylococcus Aureus

Bahaya Bakteri StaphylococcusBakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri berbentuk bulat yang terdapat dalam bentuk tunggal, berpasangan, tetrad atau berkelompok seperti buah anggur, jenis tidak bergerak, tidak berspora, dengan diameter 0.7 – 0.9 um, famili micrococcaceae dan termasuk gram positif.

Pembentukan kelompok pada staphylococcus karena pembelahan sel terjadi dalam tiga bidang dan sel – sel anaknya cenderung untuk tetap berada di dekat sel induknya. Penyakit yang muncul akibat infeksi Staphylococcus mulai dari yang ringan dan tidak memerlukan pengobatan, sampai parah dan berpotensi fatal.

Bahaya Bakteri Staphylococcus

Lebih dari 30 jenis Staphylococcus dapat menginfeksi manusia, tetapi kebanyakan infeksi disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Bakteri ini dapat ditemukan biasanya di hidung dan pada kulit (bisa juga daerah lain tapi sangat jarang sekali ditemui).

Sebenarnya pada sebagian besar kasus yang terjadi, Bakteri Staphylococcus Aureus tidak menyebabkan penyakit atau tidak berbahaya. Namun, kerusakan pada kulit atau luka lainnya memungkinkan bakteri untuk merusak mekanisme antibodi dari tubuh, sehingga terjadilah infeksi. dan itulah yang menyebabkan Bakteri Staphylococcus Aureus jadi berbahaya.

Baca Juga : Bahaya Radikal Bebas Bagi Tubuh.

Siapapun dapat terkena infeksi bakteri ini, Bahaya Bakteri Staphylococcus Aureus yang lebih besar bisa terjadi pada bayi baru lahir, wanita menyusui dan orang-orang dengan kondisi kronis seperti diabetes, kanker, penyakit pembuluh darah, penyakit paru-paru, orang-orang dengan luka kulit, kateter intravena, sayatan bedah, dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Akibat infeksi bakteri ini misalnya bernanah dapat menyebabkan demam tinggi, menggigil, dan tekanan darah rendah, Infeksi kulit adalah jenis yang paling umum dari penyakit yang dihasilkan oleh Staphylococcus. Infeksi kulit ini dapat berkembang menjadi impetigo (pengerasan kulit) atau cellulitis (peradangan lapisan lebih dalam dari kulit dan jaringan ikat di bawah kulit, yang menyebabkan pembengkakan dan kemerahan).

Pada wanita menyusui, bakteri ini dapat menyebabkan mastitis (radang payudara), perlu diketahui bahwasannya ketika terjadi mastitis ini dapat melepaskan bakteri ke dalam air susu ibu. Ketika bakteri memasuki aliran darah dan menyebar ke organ lain, sejumlah infeksi serius dapat terjadi.

Penyebaran organisme ke aliran darah yang dikenal sebagai bakteremia atau sepsis. Pada Penyakit Pneumonia dapat menyebabkan pembentukan abses dalam paru-paru. Infeksi pada katup jantung (endokarditis) dapat menyebabkan gagal jantung. Penyebaran staphylococcus ke tulang dapat mengakibatkan peradangan parah dari tulang yang dikenal sebagai osteomyelitis. Terjadi pula Tromboflebitis yaitu ketika bakteri menginfeksi pembuluh darah. Tromboflebitis paling sering terjadi pada pasien rawat inap. Pada orang dengan luka bakar parah di daerah yang luas dari tubuh. Ketika tidak diobati, S. aureus akan membawa kematian.

Keracunan makanan adalah penyakit dari dalam perut yang menyebabkan mual, muntah, diare, dan dehidrasi. Hal ini disebabkan oleh makan makanan yang terkontaminasi dengan racun yang dihasilkan oleh Staphylococcus aureus. Gejala biasanya berkembang dalam waktu satu sampai enam jam setelah makan makanan yang terkontaminasi. Penyakit biasanya berlangsung selama satu sampai tiga hari dan sembuh dengan sendirinya.

Pasien dengan penyakit ini tidak menular karena racun tidak ditularkan dari satu orang ke orang lain. Terjadi pula Toxic shock syndrome ditandai dengan demam mendadak tinggi, muntah, diare, dan nyeri otot, diikuti oleh tekanan darah rendah (hipotensi), yang dapat menyebabkan shock dan kematian.

Sifat-sifat Bakteri staphylococcus aureus

Bakteri staphylococcus aureus mempunyai beberapa sifat yaitu  :

1. Pathogen adalah menyebabkan penyakit tipe toksin.
2. Memproduksi enterotoksin, Enterotoksin adalah toksin yang spesifik terhadap sel di dalam sel usus halus dan Menimbulkan gejala keracunan makanan. Toksinnya dapat bertahan pada suhu air mendidih 100 0 C selama 10 menit. Bakter staphylococcus aureus mudah mati karena panas , pemanasan pada suhu 660 c selama 10 menit.
3. Memproduksi koagulase yaitu bersifat menggumpalkan plasma.
4. Proteolitik, Lipolitik dan betahemolitik.
– Proteolitik : bersifat menguraikan protein menjadi asam amino (senyawa Nitrogen).
– Lipolitik : bersifat menghidrolisis lemak menjadi asam lemak (penguraian molekul dengan penambahan air).
– Betahemolitik : proses lisis yang sempurna menyebabkan perubahan nyata pada media (jernih).
5. Aerob fakultatif yaitu mampu tumbuh dalam lingkungan dengan atau tanpa oksigen (O2).

Demikianlah Artikel Lengkap Yang Membahas Bahaya Bakteri Staphylococcus Aureus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *