Dispepsia, penyebab dan pencegahannya

Dispepsia menyebabkan seseorang mengalami nyeri atau rasa tidak nyaman di perut atas, umumnya di bawah tulang rusuk di atas pusar yang disertai kembung, sendawa berlebihan, rasa panas di dada, mual, muntah, dan napas berbau.

Namun, kita harus berhati-hati, meski jarang terjadi, keluhan yang dikenal sebagai dispepsia itu bisa jadi merupakan penyakit serius seperti kanker lambung maupun radang lambung.

Apa Itu Dispepsia?
Kata dispepsia berasal dari bahasa Yunani yang berarti “pencernaan yang jelek”. jadi dispesia adalah ketidaknyamanan bahkan hingga nyeri pada saluran pencernaan terutama bagian atas.

Penyebab Terjadinya Dispepsia

Stress berlebihan sangat berperan terhadap makin banyaknya sindrom dispepsia.

)) Dispepsia Organik :

  • Kelainan di lambung atau duodenum, seperti ulkus, tumor jinak/ganas, gastritis/duodenitis berat.
  • Hati, seperti hepatitis, tumor jinak/ganas, abses.
  • Pankreas, seperti pankreatisia akut/kronis, tumor jinak/ganas.
  • Kandung empedu, seperti tumor, batu, infeksi.
  • Saluran empedu, seperti tumor, batu, infeksi.

)) Dispepsia dismotilitas :

  • Stress
  • Kelainan endokrin, seperti hipotiroid, diabetes melitus
  • Obat, seperti zat besi, theofilin, antibiotika
  • Gangguan metabolisme, seperti hipokalemia.

Tips Pencegahan Dispepsia Yang Tepat

  • Menghindari konsumsi buah-buahan mentah secara bersama-sama, sebab untuk mencerna buah-buahan tersebut diperlukan enzim yang berbeda (khusus sayuran sebaiknya memakannya dengan cara dikukus, jangan direbus).
  • Jangan memakan lebih dari tiga siung bawang putih setiap harinya.
  • Biasakan gaya hidup yang seimbang dan teratur.
  • Biasakan makan teratur.
  • Lakukan olahraga ringan selama tiga puluh menit setiap hari (berenang atau berjalan kaki).
  • Usahakan makan secara pelan-pelan dan kunyah sehalus dan selembut mungkin.
  • Biasakan menjaga kebersihan terutama mencuci tangan, baik sebelum dan sesudah makan.
  • Hindari konsumsi makanan yang asam, berlemak, kacang-kacangan, suplemen zat besi, pedas, digoreng, kubis, dan biji-bijian.
  • Jangan makan sebelum benar-benar lapar, dan segera berhenti makan sebelum merasa kenyang.

Jadi bagi anda yang mempunyai pencernaan kurang bagus, harap perhatikan apa saja poin-poin penting di atas, Tapi tujuan utamanya untuk semua orang yang sedang membutuhkan informasi penyebab dan pencegahan dispepsia.

Semoga ulasan ini dapat menjadi sumber terbaik untuk anda.

Rate here :

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *