Gejala Infeksi Rahim Dan Pencegahannya

Gejala Infeksi Rahim Dan Pencegahannya – Radang Panggul Atau dikenal juga dengan infeksi rahim yakni adanya infeksi yang terjadi pada organ reproduksi wanita seperti : tuba fallopi, rahim, ovarium, leher rahim, atau panggul perempuan.

Gejala Radang Panggul Infeksi Rahim

Organ reproduksi wanita yang terkena infeksi tidak selalu menunjukan gejala sehingga cukup sulit untuk mengenali gejala infeksi rahim. Akan tetapi ada beberapa gejala yang umumnya dikeluhan oleh wanita yang dapat anda kenali, yakni :

  • Keputihan bewarna kuning/hijau dan berbau tidak enak,
  • Nyeri pada panggul,
  • Sakit pada perut bagian bawah,
  • Sakit ketika buang air kecil,
  • Sakit saat berhubungan intim,
  • Mengalami demam tinggi,
  • Mual dan muntah,
  • Menstruasi Yang Tidak Teratur – Jika rahim meradang karena infeksi rahim, wanita dengan infeksi rahim dapat mengalami pendarahan miss V yang tidak teratur di antara siklus menstruasi normal, para ahli kesehatan melaporkan. Haid yang tidak biasa dan perubahan pada warna keputihan dan memancarkan bau yang kuat atau tidak menyenangkan. Wanita yang mengalami menstruasi yang tidak teratur atau keputihan yang tidak biasa harus segera berkonsultasi dengan dokter.

Pencegahan Infeksi Rahim

Nah untuk pencegahan terjadinya infeksi pada rahim maka ada beberapa hal yang bisa anda lakukan, antara lain :

  • Pemeriksaan kesehatan rutin pada diri Anda dan pasangan, lakukan pemeriksaan ginekologi maupun tes infeksi menular seksual untuk mendeteksi gejala penyakit radang panggul atau penyakit lainnya. Makin cepat penyakit dapat terdiagnosis, maka makin besar pula tingkat kesuksesan pengobatan.
  • Segera temui dokter jika Anda merasakan gejala radang panggul atau infeksi menular yang tidak biasa, seperti sakit panggul berat atau perdarahan di antara periode menstruasi.
  • Saling terbuka mengenai sejarah infeksi menular seksual dengan pasangan Anda adalah salah satu tindakan pencegahan yang dapat menyelamatkan kesehatan bersama.
  • Pertahankan kebiasaan kebersihan yang sehat, hindari mencuci miss V dan bilaslah dari arah depan ke belakang seusai buang air untuk mencegah bakteri masuk melalui miss V.
  • Hindari atau pantang berhubungan intim beberapa saat khususnya setelah persalinan, keguguran, aborsi, atau setelah melalui prosedur ginekologi lain untuk menjaga agar kondisi rahim tetap aman dari infeksi bakteri.
  • Konsumsi obat infeksi rahim tradisional atau dokter.

Itulah ulasan mengenai gejala radang panggul atau infeksi rahim beserta pencegahannya, semoga bermanfaat dan kami ucapkan terima kasih banyak telah berkunjung di website obatinsakit.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *