Ciri-Ciri, Penularan, Penyebab Penyakit Kudis (scabies)

penyakit kudis atau scabiesCiri-ciri, penularan, penyebab penyakit kudis hal ini juga sering ditanyakan oleh banyak kalangan, dengan ini kami berinisiatif menjelaskannya dalam bentuk sebuah artikel, supaya lebih mudah dipahami dan di ingat.

Ciri Ciri Penyakit Kudis

Ketika seseorang menderita penyakit kudis untuk pertama kalinya, akan memakan waktu kurang lebih 1 – 2 minggu untuk kulit bereaksi. Ada beberapa fase hingga tungau ini menjadi dewasa, fase awal ditandai saat menetasnya tungau setelah 2 atau 4 hari menjadi larva.

Lalu, 1 hingga 2 hari kemudian mereka berubah menjadi nimfa. 2 hingga 4 hari mendatang barulah mereka memulai fase kedua yang siap untuk berkembang biak, sekali bertelur dapat menghasilkan 3 butir telur, umur tungau dapat mencapai 4 minggu.

Dan berikut ciri ciri penyakit kudis atau scabies yang paling umum adalah :

  • Rasa gatal, terutama pada malam hari
  • Bentol atau bintil merah seperti jerawat
  • Kulit lecet atau melepuh
  • Kulit menjadi luka yang disebabkan karena garukan ketika gatal

Pada tahap awal, identifikasi penyakit kulit kudis dapat keliru dengan kondisi penyakit kulit lainnya karena bintik bentol merah yang muncul terlihat mirip. miripnya seperti akibat oleh jerawat, gigitan nyamuk, dan kudis. Lalu apa yang membuat kudis berbeda adalah gatal tanpa henti.

Tanda lain dari kudis adalah munculnya liang seperti jalur di kulit. ini terjadi karena kutu betina membuat liang untuk bertelur sebagai proses perkembang biakannya. tungau kudis dapat hidup dimana saja pada bagian tubuh kita, tetapi beberapa tempat favorit mereka adalah :

  • Antara jari – jari
  • Lipatan pergelangan tangan, siku, atau lutut
  • Sekitar pinggang dan pusar
  • Pada daerah payudara atau alat kelamin
  • Kepala, leher, wajah, telapak tangan dan telapak kaki
  • selangkangan atau pangkal paha

Baca Juga klik : Obat alami penyakit kudis

Penyebab Scabies Atau Kudis

Penyebab Penyakit scabies atau kudis oleh tungau berkaki delapan, Sarcoptes Scabiei. Tungau tersebut akan membentuk liang dalam kulit dan mereka dapat bertelur di dalamnya.

Apabila ini terjadi, telur tungau tersebut akan menetas dalam kurun waktu 3 sampai 4 hari. Kemudian, tungau-tungau tersebut akan menyebar ke area lain dari kulit, bahkan dapat menular ke orang lain.

Pada dasarnya kudis adalah kutu atau binatang yang sangat kecil yang tidak tampak oleh mata. Kalau anda ingin lihat bentukya mungkin membutuhkan microskop untuk melihatnya dengan jelas.

Walau binatang ini kecil binatang ini juga menjadi masalah besar bagi manusia bila berada pada kulit manusia. Gatal bentol merah dan sangat mengganggu.

Penularan Kudis

Semua orang bisa menderita kudis, penularan penyakit kudis biasanya melalui kontak langsung seperti kontak hubungan intim atau melalui kontak kulit ke kulit. Anda juga harus waspada, bahwa kudis juga bisa ditularkan melalui pakaian, atau handuk dari penderita kudis lain.

Leave a Reply

Email Anda Tidak Akan Ditampilkan. Dan Setiap Komentar Atau Pertanyaan Yang Masuk, Otomatis Di Moderasi Oleh Sistem. Tanda [*] Harus Di Isi